Hiruk Pikuk Pokemon GO

Pokemon_Go.png

Jakarta (29/7/26). Pokemon Go, menjadi game paling santer terdengar di telinga kita belakangan ini. Game ini dapat di main kan di perangkat mobile atau device smart phone yang kita gunakan sehari-hari. Menilik dari sejarahnya, game Pokemon pertama di ciptakan oleh seorang bernama Satoshi Taijiri  pada tahun 1995. Pada tahun tersebut Pokemon dapat di mainkan di sebuah konsole game (perangkat game) bernama Game Boy yang di kembangkan dan di produksi oleh perusahaan Nintendo. Game Pokemon ini mendapat peringkat ke dua tersukses dari seri game Nintendo sebelumnya yang bernama Mario atau yang biasa kita kenal dengan Mario Bross. Pokemon ini serial waralaba tersukses ke tiga pada masa itu. Waralaba Pokemon ini pun dalam berbagai bentuk, seperti permainan video, anime, manga, trading cards, buku, mainan, dan masih banyak lagi. Pokemon merupakan nama romanisasi dari nama Jepang “Pocket Monster” (ポケットモンスター Poketto Monsutā?) yang berarti secara harfiah adalah Monster Kantung. Karena setiap Monster di dalam game Pokemon ini dapat di tangkap dan di simpan di dalam kantung atau saku.

Bagaimana game ini menjadi sangat popular di kalangan anak-anak hingga dewasa akan menjadi topik pembahasan kita kali ini. Game Pokemon GO ini sebenarnya agak sulit untuk orang awam dalam proses instalasi pada perangkat mobile berbasis Android maupun IOS. Saat tulisan ini di buat pun, game ini masih tidak  bisa di download melalui aplikasi Play Store pada Android dan App Store pada IOS (Iphone) di Indonesia. Keterbatasan server yang di sediakan oleh pihak pengembang (Niantic) baru terbatas di beberapa negara saja seperti,  Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat yang di rilis pertama kali pada tanggal 6 Juli 2016 dan untuk daerah SEA (South East Asia) termasuk Indonesia masih simpang siur berita perilisannya. CEO Niantic John Hanke menyatakan masih menghentikan ekspansinya ke negara lain, hingga di rasa server Pokemon sudah nyaman dan stabil di setiap negara yang sudah di rilis.

Game Pokemon ini nampaknya sudah melekat di hati setiap gamer di dunia sejak perilisan pertamanya di konsol Game Boy dan di lanjutkan dengan serial animasi film Pokemon yang juga cukup terkenal di Indonesia. Mengingat game ini terbilang sudah berusia cukup lama, tapi tidak sedikit orang juga yang ingin mencoba game ini ataupun untuk sekedar bernostalgia. Dengan menggunakan fitur baru, Pokemon Company bersama Nintendo dan Niantic selaku pengembang game tersebut memperkenalkan mode game berbasis augmented-reality yang juga sebelumnya sudah di aplikasikan oleh game kepunyaan Niantic yang bernama Ingress. Fitur unik ini membuat permainan berjalan sangat nyata dan realistis. Kamu dapat melihat secara langsung Pokemon ini secara virtual di sekitar lokasimu berada dengan mengaktifkan camera smart phone. Kamu akan melihat Pokemon yang bersembunyi di balik rerumputan ataupun di belakang rumahmu. Dengan menggunakan Poke ball (Bola untuk menangkap dan menyimpan Pokemon). Bagi kamu yang baru saja mengenal Pokemon, bola ini gampang sekali dikenali dengan pola warna seperti bendera Indonesia (merah dan putih). Cara menangkap Pokemon ini pun susah-susah gampang ternyata. Dari pengalaman penulis, perlu beberapa kali melempar bola ini agar mengenai Pokemon yang akan di tangkap. Banyak juga Pokemon yang sulit di tangkap hanya dengan satu kali tangkapan, karena beberapa Pokemon memiliki Point bertarung atau Combat Point yang tinggi. Sehingga Pokemon ini akan melawan dan terlepas dari tangkapan Poke Ball kamu.

74705-5-fakta-tentang-berburu-pokemon-go-di-indonesia-yang-bikin-candu
Mode menangkap Pokemon

Fitur menarik lainnya yang di sediakan oleh pengembang game ini adalah, dengan adanya PokeStop. PokeStop di dunia nyata bisa berupa apapun, seperti landmark patung di jalan-jalan ibukota, tempat ibadah ataupun tempat menarik lainnya. Di PokeStop ini kamu bisa mendapatkan persediaan petualanganmu secara gratis di dunia Pokemon berupa Poke Ball, Eggs, Potion dan sebagainya. Caranya cukup mudah, klik PokeStop tujuanmu dan slide gambar landmark yang di tampilkan agar berputar beberapa putaran. PokeStop ini dapat kamu ambil setiap 5 menit sekali untuk mengumpulkan barang-barang persedianmu. Kamu tidak perlu heran jika banyak sekali orang atau para Trainer (Sebutan pemain Pokemon) yang sering berlama-lama di sekitar PokeStop hanya untuk mengumpulkan barang-barang tersebut.

duniaku-pokestop-4
PokeStop dengan Landmark Masjid

Pada layar permainan Pokemon Go ini juga kamu dapat menemukan Tower Gym yang berbentuk besar dan tinggi di setiap lokasi yang berbeda. Di Tower inilah para Trainer dapat mencoba bertarung dengan menggunakan Pokemonnya yang sudah di tangkap dan di latih. Jadi rutinitas para Trainer bukan hanya menangkap Pokemon saja, tapi dapat mengajukan tantangan untuk bertanding menjadi yang terbaik di setiap Gym yang ada.

Rutinitas akan tetap berlanjut dalam berpetualangan mencari Pokemon yang langka dan unik. Para Trainer harus rela berjalan jauh untuk mencari Pokemon yang bersembunyi di sekitarnya. Hal inilah yang menyebabkan makin menariknya Pokemon Go untuk di mainkan lebih lama. Dengan mode GPS aktif, sinyal jaringan dan lampu layar yang menyala, akan sangat memboroskan pemakaian batre di ponsel kamu, maka dari itu sebelum memulai petualanganmu ada baiknya kamu mempersiapkan power bank terlebih dahulu. Pencarian Pokemon dari satu tempat ke tempat lain membuat para pemain Pokemon GO di haruskan untuk aktif bergerak. Buat kamu yang mau ngurusin badan atau hanya sekedar berolah raga ringan. Game ini sepertinya tepat buat kamu. Sisi edukasi dari Pokemon GO ini juga tidak di sia-sia kan oleh instansi pariwisata di kota-kota besar di Jakarta. Baru-baru ini Museum Nasional Indonesia melalui akun twitter-nya mengajak untuk berburu Pokemon di Museum. Ajakan ini sangat menarik, disamping mempromosikan untuk berkunjung ke Museum, para Trainer ini juga dapat menangkap Pokemon di Museum Gajah tersebut dan telah di sediakan pula beberapa PokeStop untuk di singgahi.

Buat kalian para pecinta backpaker pun dapat ikut bermain Pokemon. Karena beberapa Pokemon yang bersifat langka dapat di temukan di tempat-tempat tertentu di seluruh dunia. Selain jalan-jalan mencari tempat baru, tidak ada salahnya bukan sambil mencari Pokemon langka. Selain itu setiap Pokemon memiliki berbagai tipe berdasarkan habitat ia tinggal. Sebagai contoh, kamu akan menemukan Pokemon tipe Air di dekat aliran sungai disekitarmu.

maxresdefault
Pikachu

 

Game ini di kemas cukup menarik oleh pengembangnya. Membuat beberapa orang sudah banyak yang kecanduan hingga banyak pula yang tersandung masalah keselamatan dan keamanan diri sendiri ataupun orang lain. Untuk itu, marilah kita menjadi seorang gamer yang smart. Mendahulukan kepentingan dan keselamatan orang lain dari pada menangkap seekor Pokemon di jalanan. Penulis pun hingga saat ini baru mencapai Trainer level 13 dengan 52 jenis Pokemon yang berhasil ditangkap. Buat kamu yang masih penasaran dengan game Pokemon GO ini, kamu bisa mencari aplikasinya di Internet untuk kemudian di Install di smartphone android kamu. Untuk para pengguna IOS (Iphone), caranya masih sedikit rumit, kamu perlu merubah regional lokasi kamu tinggal, sehingga dapat mendownload aplikasi Pokemon GO dari App Store negara lain.

– MF –