Penggunaan Nitrogen pada Ban Kendaraan

Screenshot_3.png

Seperti yang kita ketahui bersama, pengisian angin nitrogen sekarang sudah semakin menjamur di ibukota. Hampir setiap pompa bensin menyediakan layanan pengisian angin nitrogen tersebut. Meskipun agak mahal dari pengisian angin biasa di tukang tambal ban, ternyata pengisian nitrogen ini memiliki beberapa keunggulan.

1. Gas nitrogen memiliki sifat alami yang dapat menjaga elastisitas karet ban menjadi lebih baik, sehingga ban akan menjadi lebih awet. Ban yang di isi dengan nitrogen akan terasa lebih ringan. Hal itu akan berimbas pada kenyamanan dan kestabilan berkendara.

2. Molekul nitrogen lebih besar dan lebih padat daripada angin biasa. Hasilnya, tekanan di dalam ban tidak akan bertambah atau berkurang meskipun suhu di luar ban berubah-ubah atau digunakan dalam kecepatan tinggi.

3. Selain molekulnya padat, nitrogen punya suhu lebih dingin daripada angin biasa yang membuat potensi kebocoran ban akibat karet yang memuai saat digunakan pada suhu tinggi akan berkurang.

4. Bagi mobil yang mengunakan TMPS (Pentil yang mempunyai sensor ke dashboard untuk mengindikasikan tekanan angin), angka tekanan angin akan lebih akurat karena Nitrogen tidak berfluktuasi.

5. Ban yang di isi dengan angin biasa akan kehilangan lebih dari 1.5psi setiap bulan. Berbeda dengan nitrogen yang memiliki partikel yang lebih besar daripada angin biasa (Oksigen), maka angin Nitrogen akan keluar dari dalam ban 3 sampai 4 kali lebih lama dari angin biasa.

6. Velg akan lebih awet dengan kehadiran nitrogen di dalamnya. Karena nitrogen tidak mengandung air dan tidak menyebabkan karat. Berbeda dengan angin biasa (oksigen) mengandung air yang dapat menyebabkan karat pada velg ataupun pentil ban.

Banyak yang mengira bahwa pengisian angin biasa yang di campur nitrogen akan berbahaya. Tapi nyatanya itu tidak mengakibatkan apa apa. Hanya saja, lebih baik jika pengisian angin tersebut adalah murni nitrogen saja, sehingga kita dapat merasakan semua keuntungan menggunakan angin nitrogen.

Biasanya harga yang ditawarkan untuk pengisian awal 1 buah ban kurang lebih Rp.5,000 rupiah dan Rp. 3,000 rupiah untuk pengisian berkala jika dibutuhkan. Semoga artikel mengenai nitrogen ini berguna untuk menambahkan informasi dalam berkendara.

– MF –

Mengenal Mesin 4 Langkah (4 Stroke)

Screenshot_2

I. Gambaran Umum
Mesin 4 langkah atau biasa disebut (4 Stroke/4Tak) adalah mesin pembakaran dalam, dimana dalam satu kali siklus pembakaran akan mengalami 4 langkah piston. Teknologi mesin 4 langkah beberapa tahun belakangan ini kini menjadi populer di tanah air, menggeser era mesin 2 langkah (2 Store/2Tak) yang identik dengan asap gas buang yang pekat dan putih. Dikatakan 4 langkah karena mesin tersebut memiliki 4 tahap, yaitu: Langkah hisap (pemasukan), Kompresi, Tenaga dan Langkah buang. Yang secara keseluruhan memerlukan dua putaran poros engkol (crankshaft) per satu siklus pada mesin bensin atau mesin diesel.

II. Cara Kerja
Langkah ke 1
Piston bergerak dari TMA ke TMB, posisi katup (klep) masuk terbuka dan katup (klep) keluar tertutup, mengakibatkan campuran udara (O2) dan bahan bakar terhisap masuk ke dalam ruang bakar. Proses udara atau gas sebelum masuk ke ruang bakar berasal dari sistem karburator atau injeksi yang menjadi salah satu komponen dari mesin.

Langkah ke 2
Piston bergerak dari TMB ke TMA, posisi katup (klep) masuk dan keluar tertutup, mengakibatkan udara atau gas dalam ruang bakar terkompresi (tertekan). Beberapa saat sebelum piston sampai pada posisi TMA. Kemudian terjadi percikan api dari busi yang disebut waktu penyalaan (timing ignition) pada mesin bensin. Sedangkan pada mesin diesel berupa semprotan (suntikan) bahan bakar. Percikan tersebut menyebabkan ledakan di ruang bakar.

Langkah ke 3
Ledakan yang berasal dari gas (campuran bahan bakar dan udara) akan meningkatkan tekanan dalam ruang bakar, mengakibatkan piston terdorong dari TMA ke TMB. Langkah ini adalah sebuah proses yang akan menghasilkan tenaga atau dorongan.

Langkah ke 4
Piston bergerak dari TMB ke TMA, posisi katup (klep) masuk tertutup dan katup (klep) keluar terbuka, mendorong sisa gas pembakaran menuju ke katup (klep) keluar yang sedang terbuka untuk diteruskan ke lubang pembuangan (knalpot).

*TMA : Titik Mati Atas (posisi kepala piston ada di atas)
*TMB : Titik Mati Bawah (posisi kepala piston ada di bawah)

II. Penutup
Proses mesin bensin 4 langkah memiliki keunggulan dari sisi efisiensi penggunaan bahan bakar. karena dalam satu siklus tersebut, hanya membutuhkan 1 kali penghisapan atau penyemprotan bahan bakar tersebut. Sangat berbeda dan jauh lebih irit dari cara kerja mesin 2 langkah yang setiap langkahnya menghisap bahan bakar dan membutuhkan oli untuk proses pembakaran dan pelumasan.

Semoga info diatas dapat menambah dan melengkapi pengetahuan kita mengenai proses kerja motor 4 langkah yang setiap harinya kita temukan hilir mudik di lalu lintas perkotaan.

– MF –