Hiruk Pikuk Pokemon GO

Pokemon_Go.png

Jakarta (29/7/26). Pokemon Go, menjadi game paling santer terdengar di telinga kita belakangan ini. Game ini dapat di main kan di perangkat mobile atau device smart phone yang kita gunakan sehari-hari. Menilik dari sejarahnya, game Pokemon pertama di ciptakan oleh seorang bernama Satoshi Taijiri  pada tahun 1995. Pada tahun tersebut Pokemon dapat di mainkan di sebuah konsole game (perangkat game) bernama Game Boy yang di kembangkan dan di produksi oleh perusahaan Nintendo. Game Pokemon ini mendapat peringkat ke dua tersukses dari seri game Nintendo sebelumnya yang bernama Mario atau yang biasa kita kenal dengan Mario Bross. Pokemon ini serial waralaba tersukses ke tiga pada masa itu. Waralaba Pokemon ini pun dalam berbagai bentuk, seperti permainan video, anime, manga, trading cards, buku, mainan, dan masih banyak lagi. Pokemon merupakan nama romanisasi dari nama Jepang “Pocket Monster” (ポケットモンスター Poketto Monsutā?) yang berarti secara harfiah adalah Monster Kantung. Karena setiap Monster di dalam game Pokemon ini dapat di tangkap dan di simpan di dalam kantung atau saku.

Bagaimana game ini menjadi sangat popular di kalangan anak-anak hingga dewasa akan menjadi topik pembahasan kita kali ini. Game Pokemon GO ini sebenarnya agak sulit untuk orang awam dalam proses instalasi pada perangkat mobile berbasis Android maupun IOS. Saat tulisan ini di buat pun, game ini masih tidak  bisa di download melalui aplikasi Play Store pada Android dan App Store pada IOS (Iphone) di Indonesia. Keterbatasan server yang di sediakan oleh pihak pengembang (Niantic) baru terbatas di beberapa negara saja seperti,  Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat yang di rilis pertama kali pada tanggal 6 Juli 2016 dan untuk daerah SEA (South East Asia) termasuk Indonesia masih simpang siur berita perilisannya. CEO Niantic John Hanke menyatakan masih menghentikan ekspansinya ke negara lain, hingga di rasa server Pokemon sudah nyaman dan stabil di setiap negara yang sudah di rilis.

Game Pokemon ini nampaknya sudah melekat di hati setiap gamer di dunia sejak perilisan pertamanya di konsol Game Boy dan di lanjutkan dengan serial animasi film Pokemon yang juga cukup terkenal di Indonesia. Mengingat game ini terbilang sudah berusia cukup lama, tapi tidak sedikit orang juga yang ingin mencoba game ini ataupun untuk sekedar bernostalgia. Dengan menggunakan fitur baru, Pokemon Company bersama Nintendo dan Niantic selaku pengembang game tersebut memperkenalkan mode game berbasis augmented-reality yang juga sebelumnya sudah di aplikasikan oleh game kepunyaan Niantic yang bernama Ingress. Fitur unik ini membuat permainan berjalan sangat nyata dan realistis. Kamu dapat melihat secara langsung Pokemon ini secara virtual di sekitar lokasimu berada dengan mengaktifkan camera smart phone. Kamu akan melihat Pokemon yang bersembunyi di balik rerumputan ataupun di belakang rumahmu. Dengan menggunakan Poke ball (Bola untuk menangkap dan menyimpan Pokemon). Bagi kamu yang baru saja mengenal Pokemon, bola ini gampang sekali dikenali dengan pola warna seperti bendera Indonesia (merah dan putih). Cara menangkap Pokemon ini pun susah-susah gampang ternyata. Dari pengalaman penulis, perlu beberapa kali melempar bola ini agar mengenai Pokemon yang akan di tangkap. Banyak juga Pokemon yang sulit di tangkap hanya dengan satu kali tangkapan, karena beberapa Pokemon memiliki Point bertarung atau Combat Point yang tinggi. Sehingga Pokemon ini akan melawan dan terlepas dari tangkapan Poke Ball kamu.

74705-5-fakta-tentang-berburu-pokemon-go-di-indonesia-yang-bikin-candu
Mode menangkap Pokemon

Fitur menarik lainnya yang di sediakan oleh pengembang game ini adalah, dengan adanya PokeStop. PokeStop di dunia nyata bisa berupa apapun, seperti landmark patung di jalan-jalan ibukota, tempat ibadah ataupun tempat menarik lainnya. Di PokeStop ini kamu bisa mendapatkan persediaan petualanganmu secara gratis di dunia Pokemon berupa Poke Ball, Eggs, Potion dan sebagainya. Caranya cukup mudah, klik PokeStop tujuanmu dan slide gambar landmark yang di tampilkan agar berputar beberapa putaran. PokeStop ini dapat kamu ambil setiap 5 menit sekali untuk mengumpulkan barang-barang persedianmu. Kamu tidak perlu heran jika banyak sekali orang atau para Trainer (Sebutan pemain Pokemon) yang sering berlama-lama di sekitar PokeStop hanya untuk mengumpulkan barang-barang tersebut.

duniaku-pokestop-4
PokeStop dengan Landmark Masjid

Pada layar permainan Pokemon Go ini juga kamu dapat menemukan Tower Gym yang berbentuk besar dan tinggi di setiap lokasi yang berbeda. Di Tower inilah para Trainer dapat mencoba bertarung dengan menggunakan Pokemonnya yang sudah di tangkap dan di latih. Jadi rutinitas para Trainer bukan hanya menangkap Pokemon saja, tapi dapat mengajukan tantangan untuk bertanding menjadi yang terbaik di setiap Gym yang ada.

Rutinitas akan tetap berlanjut dalam berpetualangan mencari Pokemon yang langka dan unik. Para Trainer harus rela berjalan jauh untuk mencari Pokemon yang bersembunyi di sekitarnya. Hal inilah yang menyebabkan makin menariknya Pokemon Go untuk di mainkan lebih lama. Dengan mode GPS aktif, sinyal jaringan dan lampu layar yang menyala, akan sangat memboroskan pemakaian batre di ponsel kamu, maka dari itu sebelum memulai petualanganmu ada baiknya kamu mempersiapkan power bank terlebih dahulu. Pencarian Pokemon dari satu tempat ke tempat lain membuat para pemain Pokemon GO di haruskan untuk aktif bergerak. Buat kamu yang mau ngurusin badan atau hanya sekedar berolah raga ringan. Game ini sepertinya tepat buat kamu. Sisi edukasi dari Pokemon GO ini juga tidak di sia-sia kan oleh instansi pariwisata di kota-kota besar di Jakarta. Baru-baru ini Museum Nasional Indonesia melalui akun twitter-nya mengajak untuk berburu Pokemon di Museum. Ajakan ini sangat menarik, disamping mempromosikan untuk berkunjung ke Museum, para Trainer ini juga dapat menangkap Pokemon di Museum Gajah tersebut dan telah di sediakan pula beberapa PokeStop untuk di singgahi.

Buat kalian para pecinta backpaker pun dapat ikut bermain Pokemon. Karena beberapa Pokemon yang bersifat langka dapat di temukan di tempat-tempat tertentu di seluruh dunia. Selain jalan-jalan mencari tempat baru, tidak ada salahnya bukan sambil mencari Pokemon langka. Selain itu setiap Pokemon memiliki berbagai tipe berdasarkan habitat ia tinggal. Sebagai contoh, kamu akan menemukan Pokemon tipe Air di dekat aliran sungai disekitarmu.

maxresdefault
Pikachu

 

Game ini di kemas cukup menarik oleh pengembangnya. Membuat beberapa orang sudah banyak yang kecanduan hingga banyak pula yang tersandung masalah keselamatan dan keamanan diri sendiri ataupun orang lain. Untuk itu, marilah kita menjadi seorang gamer yang smart. Mendahulukan kepentingan dan keselamatan orang lain dari pada menangkap seekor Pokemon di jalanan. Penulis pun hingga saat ini baru mencapai Trainer level 13 dengan 52 jenis Pokemon yang berhasil ditangkap. Buat kamu yang masih penasaran dengan game Pokemon GO ini, kamu bisa mencari aplikasinya di Internet untuk kemudian di Install di smartphone android kamu. Untuk para pengguna IOS (Iphone), caranya masih sedikit rumit, kamu perlu merubah regional lokasi kamu tinggal, sehingga dapat mendownload aplikasi Pokemon GO dari App Store negara lain.

– MF –

Penggunaan Nitrogen pada Ban Kendaraan

Screenshot_3.png

Seperti yang kita ketahui bersama, pengisian angin nitrogen sekarang sudah semakin menjamur di ibukota. Hampir setiap pompa bensin menyediakan layanan pengisian angin nitrogen tersebut. Meskipun agak mahal dari pengisian angin biasa di tukang tambal ban, ternyata pengisian nitrogen ini memiliki beberapa keunggulan.

1. Gas nitrogen memiliki sifat alami yang dapat menjaga elastisitas karet ban menjadi lebih baik, sehingga ban akan menjadi lebih awet. Ban yang di isi dengan nitrogen akan terasa lebih ringan. Hal itu akan berimbas pada kenyamanan dan kestabilan berkendara.

2. Molekul nitrogen lebih besar dan lebih padat daripada angin biasa. Hasilnya, tekanan di dalam ban tidak akan bertambah atau berkurang meskipun suhu di luar ban berubah-ubah atau digunakan dalam kecepatan tinggi.

3. Selain molekulnya padat, nitrogen punya suhu lebih dingin daripada angin biasa yang membuat potensi kebocoran ban akibat karet yang memuai saat digunakan pada suhu tinggi akan berkurang.

4. Bagi mobil yang mengunakan TMPS (Pentil yang mempunyai sensor ke dashboard untuk mengindikasikan tekanan angin), angka tekanan angin akan lebih akurat karena Nitrogen tidak berfluktuasi.

5. Ban yang di isi dengan angin biasa akan kehilangan lebih dari 1.5psi setiap bulan. Berbeda dengan nitrogen yang memiliki partikel yang lebih besar daripada angin biasa (Oksigen), maka angin Nitrogen akan keluar dari dalam ban 3 sampai 4 kali lebih lama dari angin biasa.

6. Velg akan lebih awet dengan kehadiran nitrogen di dalamnya. Karena nitrogen tidak mengandung air dan tidak menyebabkan karat. Berbeda dengan angin biasa (oksigen) mengandung air yang dapat menyebabkan karat pada velg ataupun pentil ban.

Banyak yang mengira bahwa pengisian angin biasa yang di campur nitrogen akan berbahaya. Tapi nyatanya itu tidak mengakibatkan apa apa. Hanya saja, lebih baik jika pengisian angin tersebut adalah murni nitrogen saja, sehingga kita dapat merasakan semua keuntungan menggunakan angin nitrogen.

Biasanya harga yang ditawarkan untuk pengisian awal 1 buah ban kurang lebih Rp.5,000 rupiah dan Rp. 3,000 rupiah untuk pengisian berkala jika dibutuhkan. Semoga artikel mengenai nitrogen ini berguna untuk menambahkan informasi dalam berkendara.

– MF –

Mengenal Mesin 4 Langkah (4 Stroke)

Screenshot_2

I. Gambaran Umum
Mesin 4 langkah atau biasa disebut (4 Stroke/4Tak) adalah mesin pembakaran dalam, dimana dalam satu kali siklus pembakaran akan mengalami 4 langkah piston. Teknologi mesin 4 langkah beberapa tahun belakangan ini kini menjadi populer di tanah air, menggeser era mesin 2 langkah (2 Store/2Tak) yang identik dengan asap gas buang yang pekat dan putih. Dikatakan 4 langkah karena mesin tersebut memiliki 4 tahap, yaitu: Langkah hisap (pemasukan), Kompresi, Tenaga dan Langkah buang. Yang secara keseluruhan memerlukan dua putaran poros engkol (crankshaft) per satu siklus pada mesin bensin atau mesin diesel.

II. Cara Kerja
Langkah ke 1
Piston bergerak dari TMA ke TMB, posisi katup (klep) masuk terbuka dan katup (klep) keluar tertutup, mengakibatkan campuran udara (O2) dan bahan bakar terhisap masuk ke dalam ruang bakar. Proses udara atau gas sebelum masuk ke ruang bakar berasal dari sistem karburator atau injeksi yang menjadi salah satu komponen dari mesin.

Langkah ke 2
Piston bergerak dari TMB ke TMA, posisi katup (klep) masuk dan keluar tertutup, mengakibatkan udara atau gas dalam ruang bakar terkompresi (tertekan). Beberapa saat sebelum piston sampai pada posisi TMA. Kemudian terjadi percikan api dari busi yang disebut waktu penyalaan (timing ignition) pada mesin bensin. Sedangkan pada mesin diesel berupa semprotan (suntikan) bahan bakar. Percikan tersebut menyebabkan ledakan di ruang bakar.

Langkah ke 3
Ledakan yang berasal dari gas (campuran bahan bakar dan udara) akan meningkatkan tekanan dalam ruang bakar, mengakibatkan piston terdorong dari TMA ke TMB. Langkah ini adalah sebuah proses yang akan menghasilkan tenaga atau dorongan.

Langkah ke 4
Piston bergerak dari TMB ke TMA, posisi katup (klep) masuk tertutup dan katup (klep) keluar terbuka, mendorong sisa gas pembakaran menuju ke katup (klep) keluar yang sedang terbuka untuk diteruskan ke lubang pembuangan (knalpot).

*TMA : Titik Mati Atas (posisi kepala piston ada di atas)
*TMB : Titik Mati Bawah (posisi kepala piston ada di bawah)

II. Penutup
Proses mesin bensin 4 langkah memiliki keunggulan dari sisi efisiensi penggunaan bahan bakar. karena dalam satu siklus tersebut, hanya membutuhkan 1 kali penghisapan atau penyemprotan bahan bakar tersebut. Sangat berbeda dan jauh lebih irit dari cara kerja mesin 2 langkah yang setiap langkahnya menghisap bahan bakar dan membutuhkan oli untuk proses pembakaran dan pelumasan.

Semoga info diatas dapat menambah dan melengkapi pengetahuan kita mengenai proses kerja motor 4 langkah yang setiap harinya kita temukan hilir mudik di lalu lintas perkotaan.

– MF –

Pembuatan SIM A/C Tangerang 2016

4_1_welcome
Gerbang Lokasi Pembuatan SIM

 

Pembuatan Sim untuk KTP Tangerang dan sekitarnya.

Tangerang (26/7/16). Hari itu saya berangkat dari rumah pukul 09.30 WIB menuju Polres Metro Tangerang dengan menggunakan GPS. Waktu perkiraan adalah 45-50 Menit tiba di lokasi. Saya memang tidak tahu jalan dan baru pertama kali membuat SIM di sana. Perjalanan saya tempuh dengan kendaraan roda dua dengan kecepatan maksimal yang bisa saya tempuh. Memang agak ngebut, karena mengejar datang pagi di lokasi untuk menghindari antrian yang katanya panjang dan lama. 30 Menit kemudian saya telah tiba di lokasi dan masuk dari pintu depan Polres Metro. Begitu masuk, saya tiba tiba di cegat oleh petugas yang berjaga di pintu depan tersebut. Lalu dengan sigap dia bertanya, “Mau kemana Pak?”. “Mau buat SIM baru Pak”, ujar saya. Kemudian petugas tersebut bertanya kembali, “Sudah ada janji sebelumnya Pak?”. Saya agak bingung dengan pertanyaan itu. Kemudian saya jawab tidak dan petugas itu menunjukkan lokasi pembuatan SIM baru tersebut. Lokasi pembuatan SIM itu terletak di dekat parkiran motor yang berada kira-kira di tengah Lokasi Polres Metro Tangerang. Agak sulit mencari parkiran kosong di lokasi parkir tersebut dan kebetulan ada seorang laki-laki paruh baya yang baru saja mengeluarkan motornya dan memanggil saya untuk parkir di tempat motornya keluar. Dengan hati lega, saya memutar balik motor saya untuk parkir di tempat laki-laki itu.

Jam menunjukkan pukul 10.15 WIB, sepertinya saya datang masih kurang pagi. Mengingat banyak teman-teman saya bilang, untuk datang lebih pagi ketika mau membuat SIM baru. Dengan tampang bodohnya, saya celingak-celinguk memandangi area Polres tersebut, saya masih bingung dimana lokasi pembuatan SIM itu. Saya juga ragu untuk bertanya kepada orang lain di sekitar situ, untuk menghindari calo-calo yang tidak jelas. Tujuan awal saya memang ingin mencoba membuat SIM dengan jalur resmi. Setelah berputar dua kali di lokasi itu, akhirnya saya menemukan pintu gerbang yang di jaga oleh petugas dan penuh dengan antrian warga sipil lainnya. Saya pikir, inilah tempat pembuatan SIM tersebut. Lalu saya ikut mengantri untuk masuk ke dalam lokasi tersebut. Salah satu petugas bertanya kepada saya, “Bapak mau buat SIM baru?” ujarnya. Kemudian saya jawab, “Iya Pak”. Lalu dia menunjukkan ruangan kecil di sebelah pos penjaga tersebut. “Silakan cek kesehatan dulu Pak”, katanya. Kemudian saya masuk ke ruangan kecil itu, hanya ada satu petugas wanita yang memakai seragam sipil dengan postur agak gemuk dan berkacamata. “Selamat Pagi Mba”, sapa saya memulai percakapan. Kemudian wanita itu mulai bertanya apakah saya ingin membuat SIM baru. Saya jawab, “Iya mba, saya mau buat SIM A dan C baru”. Lalu dia meminta fotokopi KTP saya untuk mengisi data saya di lembaran kuning. Kemudian, tanpa bicara lagi, wanita itu membuka lembaran yang saya lihat seperti buku uji buta warna. Saya di minta untuk menyebutkan angka-angka yang tertera di buku tersebut. Kemudian wanita itu mulai menulis isian di lembar kuning tersebut, lalu berkata.”Jadi 50 ribu ya Pak, ada 2 lembar untuk SIM A dan SIM C.”. Tanpa pikir panjang, saya mengeluarkan uang pas 50 ribu dari dalam dompet yang tanpa saya sadari, saya lupa meminta kwitansinya.

Untitled
Tag Peserta Uji SIM Baru

 

Setelah saya mendapatkan lembaran kuning tersebut, saya masuk ke gerbang lokasi pembuatan SIM itu. Dengan jaminan KTP asli, saya di izinkan masuk dengan menggunakan tag label, “PESERTA UJI SIM A/C BARU” yang saya kalungkan di leher saya. Kemudian saya beralih ke loket pembayaran asuransi yang sebelumnya telah di tunjukkan oleh petugas di gerbang tadi. Petugas di loket itu menanyakan SIM yang akan saya buat, karena saya ingin membuat SIM A dan C, petugas itu kemudian menagih uang sebesar 60 ribu untuk pembuatan dua buah kartu asuransi untuk setiap SIM tersebut. Setelah saya membayar lunas, saya mendapatkan tanda terima dan kartu asuransi tersebut sebanyak dua buah. Dari loket asuransi tadi, saya masih bingung, kemana lagi proses lanjutannya. Lalu saya melihat spanduk besar diatas ruang tunggu yang sudah dipenuhi orang-orang yang mengantri. Pada spanduk itu, sangat jelas sekali tertulis semua proses dan prosedur pembuatan SIM baru dari awal hingga akhir. Kemudian saya di kagetkan dengan seorang bapak penjual pena yang ada di sekitar lokasi tersebut, karena saya telah menyiapkan pena sebelumnya, saya tolak tawaran bapak penjual itu, sependengaran saya, dia menjual pena seharga 4 ribu untuk satu buah pena. Pandangan saya masih terpaku dengan penuh nya orang-orang yang sedang duduk mengantri panggilan dari pengeras suara yang disebutkan oleh petugas laki-laki dari balik setiap loket di lokasi itu.

IMG-20160726-WA0008.jpg.jpeg
Lapangan Uji Praktik SIM A dan C

 

Di tengah lokasi pembuatan SIM itu terdapat lapangan yang cukup lebar dengan terparkir 2 unit mobil untuk uji praktik dan 4 unit motor lengkap dengan helm nya. Kemudian saya melewati setengah lapangan tersebut ke arah kiri dari pintu gerbang depan untuk menuju ke loket pendaftaran SIM baru. Ada seorang petugas perempuan yang mengenakan seragam sipil di loket pendaftaran itu. Saya membeli 2 buah lembar pendaftaran untuk pembuatan SIM A dan C. Biaya untuk mendaftar SIM A adalah 120 ribu dan SIM C adalah 100 ribu. Kemudian saya mulai mengisi lembaran itu satu persatu, dengan data yang sesuai pada KTP saya. Cara pengisian lembaran itu sudah di contohkan dan di tempel pada meja tulis yang ada di depan loket pendaftaran itu. Saya hanya perlu menuliskan data-data lengkap dan jenis SIM yang saya inginkan. Setelah terisi semua, saya menyerahkan lembaran tersebut ke loket 3  yang di terima oleh petugas wanita yang ada disitu. Petugas itu tanpa banyak bicara, menyebutkan kepada saya untuk menunggu panggilan di pengeras suara. Saya mendapatkan tempat duduk dan beristirahat sejenak sambil minum minuman yang sudah saya bawa dari rumah. Tidak lama setelah itu, saya mendengar panggilan nama saya di pengeras suara dan diminta kembali ke loket 3. Ternyata petugas wanita itu lupa mengambil fotokopi KTP saya dan meminta sebanyak 3 lembar. Setelah saya berikan, saya ingin kembali duduk di tempat saya semula. Tapi sayangnya tempat duduk itu sudah di isi oleh sepasang laki-laki dan perempuan. Saya hanya bisa menghela nafas sejenak dan bermaksud untuk membakar rokok yang saya bawa. Saya tidak menemukan lokasi khusus perokok di lokasi pembuatan SIM itu, tapi saya melihat ada beberapa orang bapak-bapak duduk di depan ruangan uji teori yang sedang mengepulkan asap rokoknya. Kemudian saya berjalan menghampirinya dan mulai menghisap rokok yang saya bawa.

IMG-20160726-WA0009.jpeg
Motor yang di sediakan untuk uji praktik SIM C

 

45 menit sudah berlalu sejak saya menyerahkan fotokopi KTP saya, tapi saya belum mendengar petugas yang memanggil nama saya. Situasi di ruang tunggu tersebut telah di penuhi sesak oleh warga sipil yang ingin membuat SIM baru, saya mengenali mereka karena mereka menggunakan Tag yang sama dengan saya. Tiba-tiba saya mendengar nama saya di panggil di pengeras suara untuk masuk ke ruangan 7. Diruangan tersebut saya melihat ada beberapa wanita yang ikut menunggu untuk di foto, karena mereka sibuk berdandan di kaca membetulkan rambut dan makeup nya. Setelah lama menunggu sampai tidak ada orang, saya berinisiatif bertanya kepada petugas di ruangan itu dan dia tidak menemukan formulir atas nama saya dan saya di minta untuk kembali ke loket sebelumnya untuk menanyakan proses saya selanjutnya. Ternyata ada kesalah pahaman yang di berikan oleh petugas kepada saya. Saya seharusnya masuk ke ruangan 7A dan bukan ruangan 7. Antrian ini sepertinya semakin panjang saya rasakan. Dengan sabar saya menunggu kembali di ruangan 7A. Di ruangan ini data-data diri saya di identifikasi kembali untuk di periksa ketepatannya. Dari nama panjang, tempat tanggal lahir, tinggi badan dan alamat domisili. Setelah saya yakinkan benar, petugas ruangan 7A kemudian mengambil 2 buah foto saya secara langsung yang di ikuti dengan scan sidik jari dan tanda tangan di atas alat yang sudah di sediakan. Setelah selesai proses identifikasi data, saya kembali menunggu panggilan dari pengeras suara dan kembali duduk menunggu di ruang tunggu. Waktu sudah berjalan cukup lama dan saya memutuskan untuk kembali merokok di depan ruangan uji teori. Setelah saya habiskan 2 batang rokok, saya mendengar nama saya di panggil dan saya datang ke loket 3B untuk mengambil lembar formulir yang selanjutnya di berikan kepada petugas di dalam ruangan uji teori.

Proses berikutnya adalah uji teori yang berada di dalam ruangan tertutup yang di penuhi dengan komputer buildup branded berjumlah kira-kira 20 buah. Saya melapor kepada petugas yang berada disana dan petugas itu memberikan nomer registrasi yang langsung dapat di isikan di komputer tersebut. Setalah nomer registrasi saya isikan, halaman website itu pun berubah ke data-data pembuatan SIM baru atas nama saya. “Wah, semua sudah terkoneksi dengan baik di database prosesi pembuatan SIM baru ini”. Ujar saya dalam hati. Karena saya mengajukan dua buah SIM, maka saya harus mengikuti uji teori dua kali untuk SIM C dan SIM A. Uji teori tersebut di berikan waktu selama 15 menit untuk mengisi 30 soal pilihan. Kita hanya cukup mengklik mouse untuk memilih jawaban dan mengklik lagi untuk melanjutkan ke soal berikutnya. Setelah saya mengisi 30 jawaban itu, hasilnya bisa langsung kita lihat di layar komputer tersebut dan dengan sangat senang hati saya dinyatakan LULUS di uji teori di SIM A dan C. Petugas itu pun memberikan selamat, karena saya berhasil lulus di ke dua uji teori SIM A dan C itu, dan memberitahu proses selanjutnya ke loket nomer 6, dimana uji praktik di lakukan. Loket nomer 6 bersebelahan dengan ruangan uji teori. Setelah cukup lama menunggu di loket 6, seorang petugas pun keluar dari ruangan dan menuntun kami untuk menjelaskan proses uji praktik itu. Ada sekitar 5 orang yang bersama dengan saya untuk mengikuti uji praktik itu. Untuk SIM C, petugas tersebut hanya meminta kita mengikuti alur lintasan berbentuk angka 8 dan sebuah tempat berukuran 2 meter untuk mendemonstrasikan kita memutar motor yang kita kendarai tanpa kaki menyentuh tanah atau terjatuh. Lintasan berbentuk angka 8 di lingkari dengan balok kayu itu cukup mudah dan banyak dari tadi para peserta uji SIM berhasil melewati rintangan tersebut. Yang menjadi masalah dan cukup menegangkan adalah praktik memutar balik motor yang kita kendarai dengan radius putar kira-kira 2 meter yang di kelilingi oleh balok kayu. Kita tidak boleh menjatuhkan kaki ke tanah dan tidak boleh menyentuh balok kayu tersebut. Banyak sekali peserta yang gagal di ujian putar balik motor ini, kebanyakan dari mereka menjatuhkan kaki karena motor terlalu miring dan tidak cukup gas yang pelintir. Triknya sangat mudah sebenarnya. Pertama kamu ambil jenis motor matic dan pada saat mau memutar, pelintir gas setengah dan tahan laju motor dengan rem sambil membelokkan stang ke arah kanan (jika memutar ke kanan). Yakinkan diri bahwa kamu dapat memutar motor dengan baik tanpa jatuh dan menyentuh balok kayu.

IMG-20160726-WA0004.jpg.jpeg
Ruang Tunggu

 

Uji praktik berikutnya yang saya lakukan adalah Uji praktik untuk SIM A. Ada sedikit cerita lucu yang saya temui ketika mengantri hendak melakukan uji praktik mobil. Ada salah satu peserta perempuan yang nampaknya gugup dan bertanya kepada saya. “Mas, test mobil itu gimana ya nanti?”. Saya mencoba menjelaskan bahwa nanti mobil akan di berhentikan di tanjakan dan setelah itu parkir mundur di area yang sudah di sediakan. Lalu perempuan itu kembali bertanya, “Pas nanjak, pake gigi 1 ya mas?”. “Waduuh…” dalam hati saya, ini perempuan pasti bisanya pake mobil matic. Saya jawab, “Iya mba, tinggal koplingnya setengah aja di tahan sambil di gas agak tinggi ga papa.”. Perempuan itu malah terlihat makin gugup dan ragu untuk mengikuti uji praktik tersebut. Kemudian, tibalah waktunya petugas memanggil satu per satu peserta yang akan mengikuti uji praktik mobil tersebut, sampai dengan nama seorang perempuan yang saya yakinin dia adalah perempuan yang bertanya kepada saya. Petugas itu berusaha memanggil-manggil namanya beberapa kali, tapi tampaknya perempuan itu telah “melarikan diri”. “Ahahahahahah….” saya tertawa kecil di dalam hati. Mungkin dia pulang, karena takut dan tidak berani mencoba uji praktik dengan mobil jenis manual. Memang di lokasi pembuatan SIM tersebut, ada 2 buah mobil yang di parkir di lokasi dan keduanya adalah mobil berjenis transmisi manual.

Singkat cerita, saya gagal pada uji praktik mobil ini, sewaktu melakukan mundur untuk parkir, mobil saya menyenggol sebuah balok kayu di sebelah kanan hingga terjatuh. Wah sayang sekali, dan saya memang kurang perhitungan dalam melakukan manuver mundur yang hanya boleh dilakukan 1x mundur saja (tidak boleh maju untuk membetulkan posisi mobil). Petugas tersebut dengan ramah meminta saya mengulang uji praktik ini minggu depan. Setelah saya di nyatakan Lulus pada sesi uji SIM C, saya pun menunggu panggilan berikutnya untuk mendapatkan SIM C. Kala itu, sedang istirahat makan siang dan seluruh loket tertutup rapat. Saya tidak berniat untuk pergi dari lokasi untuk mencari makanan, karena saya kawatir nama saya terlewati ketika nanti di panggil. Untuk itu, sebaiknya kita menyiapkan makanan dan minuman ringan di dalam tas selagi kita menunggu dalam proses pembuatan SIM baru. Setelah selesai jam istirahat, nama saya pun di panggil untuk mengambil SIM C yang saya ajukan sejak tadi pagi. Lega rasanya mengikuti ujian teori dan praktik dengan jalur resmi tanpa calo. Saya akan datang lagi minggu depan terhitung 1 minggu setelah uji praktik SIM A saya yang gagal. Untuk mencoba kembali mengikuti ujian praktik mobil. Bagi kalian yang mengalami kegagalan pada uji teori dan praktik. Peraturan yang berlaku untuk mengulang kembali adalah tidak terbatas dan dilakukan pada minggu berikutnya (terhitung 7 Hari) sampai dinyatakan lulus. Jika dalam masa mengulang tidak datang lebih dari 30 hari, maka uang pendaftaran SIM bisa di ambil kembali.

20160726_105950.jpg
Bagan Pembuatan SIM baru

 

Ringkasan Biaya:

  1. Test Kesehatan (Test buta warna) Rp. 25,000
  2. Pembayaran Asuransi Jiwa Rp. 30,000
  3. Formulir SIM A Rp. 120,000
  4. Formulir SIM C Rp. 100,000

Masing-masing Formulir SIM memerlukan 1  lembar formulir kesehatan dan 1 lembar (kartu) asuransi jiwa.

Tutorial Ujian Teori Online:

http://korlantas.polri.go.id/soal-soal/

Beberapa soal banyak yang keluar pada saat uji teori SIM.

Google Map Lokasi Polres Metro Tangerang:

https://goo.gl/maps/Snnf1JV71tG2

Inilah informasi yang bisa saya berikan prihal pembuatan SIM baru A atau C di kota Tangerang. Terima kasih atas kesediaannya membaca cerita yang saya buat dengan sebenar-benarnya.

Salam,

MF